Teologi Kreatifitas: Meneladani Sifat-sifat Kreatif Allah

Berakhlaklah kamu sebagaimana “akhlak” Tuhan
-Mutiara Kaum Sufi-

Di antara nama-nama Tuhan yang mahaindah adalah Al-Khaliq, Al-Bari’ dan Al-Mushawwir. Al-Khaliq berarti Sang Maha Mencipta Segalanya dari Ketidaan. Al-Bari’ artinya Sang Maha Mencipta Segalanya dalam Bentuk Tertentu. Dan Al-Mushawwir adalah Sang Maha Mencipta Segalanya dalam Tampilan yang Unik dan Indah.

Ketiga nama tersebut mengilusterasikan sifat-sifat kemahaan Allah dalam berdaya-cipta. Masing-masing memberikan tekanan makna yang spesifik dan berbeda-beda. Meskipun demikian, nama Al-Khaliq dinyatakan para ulama sebagai “induk”-nya ketiga makna tersebut. Artinya, selain membawakan makna spesifiknya sendiri Al-Khaliq pada hakikatnya juga menyimpan kilasan-kilasan makna yang terkandung di dalam Al-Bari’ dan Al-Mushawwir.

Makna Al-Khaliq

Secara kebahasaan, Al-Khaliq diambil dari akar kata kha-la-qa yang simpul maknanya menunjukkan keberadaan sesuatu yang terpola dalam bentuk, ukuran dan sifat-sifat tertentu yang khas setelah melalui proses penempaan atau pemolaan cukup lama dan berulang-ulang. Salah satu makna dan derivasi kata terapannya adalah al-khuluq yang berarti budi pekerti dan kepribadian (karakter).

Ada juga istilah tsaubun khaliqun yang berarti pakaian usang yang luntur warnanya karena sering dipakai dalam jangka waktu cukup lama. Kha-la-qa juga menunjukkan arti mengada-adakan sesuatu yang tidak ada. Misalnya, khalaqa ifkan yang berarti mengada-adakan sesuatu (kebohongan) secara mendusta.

Contoh penggunaan seperti ini terdapat dalam Alquran QS. al-‘Ankabut, 29: 17. Pemaknaan tersebut sejatinya merujuk kepada makna kha-la-qa yang berarti mengadakan atau menciptakan sesuatu dari ketiadaan (ijad as-syai’ min ‘adam). Ini untuk membedakannya dari kata ja-‘a-la yang berarti mengadakan atau menciptakan sesuatu dari keadaan tertentu menjadi sesuatu yang lain (dengan keadaan yang berbeda).

Terkait makna menciptakan sesuatu dalam bentuk, ukuran dan sifat-sifat tertentu yang khas, Alquran menyebutkan, “Sesungguhnya Kami (Allah) menciptakan segala sesuatu dengan qadar.” (QS. al-Qamar, 54: 49). Kata qadar di sini bisa berarti kemampuan atau kekuatan, juga bisa berarti ukuran atau kadar.

Artinya, segala sesuatu yang ada di dunia ini diciptakan oleh Allah dengan kemampuan (daya cipta)-Nya yang maha-hebat; semua itu diciptakan dengan segenap potensi bawaan atau kekuatan tertentu yang khas, dan diciptakan dengan ukuran, fungsi dan kadarnya sendiri-sendiri. Pada titik inilah pengertian kha-la-qa (Al-Khaliq) bersinggungan makna dengan ba-ri-a (Al-Bari’) dan sha-wa-ra (Al-Mushawwir) sebagaimana disinggung di atas.

Menjadi Insan Kreatif

Sifat – yang tercermin dalam Al-Khaliq, Al-Bari’ dan Al-Mushawwir sejatinya mengajarkan kepada kita sebuah konsep kreatifitas yang utuh dan sempurna. Gabungan ketiga nama indah tersebut menggambarkan bahwa kreatifitas bukan hanya meniscayakan adanya daya cipta atau produktifitas yang tinggi (Al-Khaliq), melainkan harus dibarengi dengan daya inovasi yang baik (Al-Mushawwir) dan inspirasi yang memancar darinya (Al-Bari’).

Apa ajaran nilai yang terkandung? Dengan mengenalkan ketiga nama indah tersebut seakan Allah ingin mengajarkan kepada hamba-hamba-Nya tentang kemampuan daya cipta dan sifat-sifat “kreatifitas” yang Dia miliki. Tujuannya adalah agar manusia mendapatkan inspirasi untuk dapat mempertebal keimanannya dengan merenungkan sifat-sifat kemahaan-Nya sekaligus meneladani nilai-nilai yang terkadung untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan demikian, apa yang dipesankan kaum sufi agar kita “berakhlak dengan sifat-sifat keagungan dan kemuliaan yang diteladankan oleh Tuhan” salah satu implementasi yang dimaksudkan adalah dengan menjadikan diri kita sebagai manusia-manusia kreatif, produktif, inovatif dan inspiratif. Yaitu, menjadi manusia-manusia cerdas yang mampu mengubah dunia dengan berbekal kekuatan spiritualitas dan kecakapan social entrepreneurship yang memadai.

Ditulis oleh: Umar Fayumi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *