Niat adalah Kunci Diterimanya Amal

Bagi seorang Muslim, beramal adalah sesuatu yang senantiasa melekat di antara rutinitas harian. Melakukan sebuah amal ibadah tidaklah harus berupa hal-hal besar. Justru hal-hal kecil bisa menjadi amalan ibadah yang luar biasa di mata Allah jika disertai dengan niat yang tulus dan ikhlas hanya karena mengharap ridha dari Allah SWT.

Di dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim, Rasulullah SAW telah mengutarakan betapa pentingnya niat dalam melakukan segala sesuatu, “Sesungguhnya setiap amal perbuatan tergantung pada niatnya. Dan sesungguhnya setiap orang (akan dibalas) sesuai dengan niatnya. Barangsiapa yang hijrahnya karena Allah dan Rasul-Nya, maka hijrahnya itu kepada Allah dan Rasul-Nya. Dan barangsiapa yang hijrahnya karena urusan dunia yang ingin dicapainya atau karena seorang wanita yang ingin dinikahinya, maka hijrahnya sesuai dengan apa yang diniatkannya tersebut”.

Niat-niat di dalam hati kita memang tidak bisa diketahui oleh orang lain, tapi Allah Maha tahu apa yang tersirat dan tersembunyi di balik semua yang kita kerjakan. Namun, niat memang mudah sekali berubah. Terkadang kita sudah berniat untuk ikhlas hanya karena Allah, tapi karena tergoda rayuan syaithan niat kita menjadi bergeser.

Maka dari itu kita perlu senantiasa memperbaharui niat di setiap langkah kita. Di saat mengerjakan suatu amalan, cobalah untuk bertanya pada hati. Apakah niat saya masih lurus seperti saat di awal mengerjakannya?

Jika kita sudah terbiasa berkomunikasi dengan hati, mengintrospeksi setiap niatan kita, insya Allah kita akan terhindar dari sifat riya’ serta sifat buruk lainnya. Selain itu, amalan yang kita kerjakan akan terasa ringan dan menyenangkan saat mengerjakannya.

Keuntungan lain dari menjaga kelurusan niat kita adalah kita mampu meraih pahala yang besar dari Allah walaupun yang kita lakukan itu adalah hal kecil dan bahkan mungkin tak bernilai bagi orang lain. Hal-hal ringan seperti tersenyum, menyapa, mendo’akan, menyemirkan sepatu suami, bahkan aktivitas menyiram bunga akan mendapat ganjaran pahala yang luar biasa dari Allah SWT jika niat kita lurus ikhlas hanya karena Allah SWT.

Wallahua’lam bishawab.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *