Islam Bukan Teroris

Alangkah nista predikat yang disandang pada umat Islam di awal abad ke-21 ini. Umat Islam dituduh sebagai teroris, suatu fenomena yang sangat bertolak belakang dengan hakikat dan cita-cita Islam yang sesungguhnya. Allah SWT memberikan suatu nama yang Indah untuk agama ini yaitu Islam.

Dalam bahasa Arab kata Islam dapat berarti keselamatan, ketentraman, dan kedamaian. Arti ini sepadan dengan maksud dan tujuan Islam sebagaimana disyariatkan hanya pada dua keadaaan (alasan) : pertama, mempertahankan diri, kehormatan, harta benda, dan negara dari serangan musuh; kedua, mempertahankan dakwah di jalan Allah ketika ada musuh yang merintangi, melarang, dan mengancam keamanan dakwah. Bukan karena kebencian ataupun niat permusuhan.

Peperangan yang dilakukan Rasulullah semuanya dalam rangka itu. Rasulullah memerangi orang-orang musyrik karena mereka melanggar perjanjian setelah pembebasan Makkah. Adapun peperangan dengan Yahudi, itu terjadi karena mereka berjanji kepada Rasulullah pasca-Hijrah, kemudian mereka melanggarnya dan bersekutu dengan orang-orang musyrik serta orang-orang munafik memerangi umat Islam dalam perang Ahzab.

Begitu pula kaum Nasrani dan lainnya, Rasulullah tidak memerangi mereka sehingga Rasulullah mengirim utusan pasca-perjanjian Hudaibiah ke seluruh kerajaan untuk mendakwahkan Islam, dan banyak yang masuk Islam.

Sementara itu, orang-orang Nasrani yang ada di Syam melakukan “Teror” dengan membantai orang-orang yang masuk Islam. Karena serangan itu, Rasulullah mengutus pasukan yang dipimpin Zaid ibn Haritsah, kemudian Jafar, Abdullah ibn Rawahah, dan Khalid ibn Al Walid, di daerah Muktah (perang Islam vs Nasrani pertama) untuk menghentikan teror mereka.

Jelas mereka yang berbuat teror, kerena orang Islam hanya mempertahankan haknya. Islam tidak mengizinkan perang kecuali untuk mempertahankan diri dari tindakan kesewenang-wenangan, intimidasi, dan halangan dakwah. Kendati begitu Islam tidak pernah memaksa orang kafir untuk masuk Islam. “Tidak ada paksaan dalam beragama…” (QS Al Baqarah : 256). Dengan demikian jihad merupakan salah satu kewajiban suci dalam Islam.

Sumber: Republika Online

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *