Indahnya Dunia, Adalah Ujian

Di antara yang harus diingat agar kita berhati-hati dan tidak larut dalam persaingan dunia ini kemudian lupa terhadap akhirat adalah kita harus sadar bahwa dunia ini merupakan ujian semata dan keindahan yang menipu. Allah menciptakan dunia ini untuk menguji para hamba-Nya siapa yang paling baik amalannya. kemudian karena rahmat Allah dan keutamaan-Nya, mereka berhak mendapatkan surga-Nya. Allah berfirman:
“Sesungguhnya Kami telah menjadikan apa yang ada di bumi sebagai perhiasan baginya, untuk Kami uji mereka siapakah di antara mereka yang terbaik perbuatannya.” (QS Al Kahfi : 7).

Rasulullah juga menjelaskan:
“Sesungguhnya dunia ini manis dan hijau. Dan Allah menjadikan kalian silih berganti di atasnya untuk melihat bagaimana amalan kalian, maka berhati-hatilah dari dunia dan wanita. Karena sesungguhnya bencana pertama yang menimpa Bani Israil adalah karena wanita.” (HR Muslim dan Abu Sa’id).

Dalam hadits ini Rasulullah menyebut dunia sebagai sesuatu yang manis dan hijau. Artinya dunia ini elok, indah, lagi menggiurkan orang yang tinggal di atasnya. Allah telah menjadikannya sebagai ujian bagi manusia, bagaimana mereka beramal dan bagaimana mereka bersikap terhadap dunia tersebut. Ketika mereka mengambil dengan cara yang benar, menyalurkan pada hal kebajikan, dan mereka zuhud dari perkara-perkara yang bermudharat dari akhirat, maka mereka lah yang beruntung.

Ayat lain yang mengemukakan hakekat dunia adalah firman Allah :
“Ketahuilah bahwa sesungguhnya kehidupan dunia ini hanyalah permainan, suatu yang sia-sia, perhiasan, dan bermegah-megah di antara kalian, serta berbangga dengan banyaknya harta dan anak. Layaknya hujan yang tanam-tanamannya mengagumkan para petani, kemudian tanaman itu menjadi kering dan engkau melihatnya menguning kemudian menjadi hancur. Sedang di akhirat  (nanti) ada adzab yang keras dan ampunan dari Allah serta keridhaan-Nya. Dan kehidupan dunia ini tidak lain hanyalah kesenangan yang menipu.” (QS Al Hadid : 20).

Demikianlah Allah menyebutkan bahwa tidaklah dunia ini kecuali permainan yang menipu. Sehingga orang yang cerdas yang diberi taufiq oleh Allah adalah orang yang mengerti hekekatnya dan menyikapinya sebagaimana mestinya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *