Faktor-Faktor Pengaruh Pergeseran Kesetimbangan

Pergeseran Kesetimbangan dapat terjadi karena dipengaruhi beberapa faktor. Menurut asas Le Chatelier sendiri sebagai ilmuwan, Jika sutu sistem kesetimbangan diberikan aksi-aksi tertentu, maka sistem akan mengadakan reaksi yang cenderung menghilangkan pengaruh aksi yang diberikan. Cara sistem bereaksi adalah dengan melakukan pergeseran, baik ke kanan maupun ke kiri.

Berikut ini faktor-faktor yang mempengaruhi pergeseran kesetimbangan, yaitu:

Penjabaran tentang Enzim

Sering kita mendengar kata Enzim, namun tidak banyak yang mengetahui tentang enzim. berikut adalah penjabaran dan pengertian enzim.
Enzim adalah golongan protein yang paling banyak terdapat dalam sel hidup, dan mempunyai fungsi penting sebagai katalisator reaksi biokimia yang secara kolektif membentuk metabolisme-perantara dari sel.

Klasifikasi Enzim

Secara internasional ada 6 (enam )golongan, nomor kode, dan jenis reaksi yang dikatalisisnya dan tiap golongan utama terbagi lagi menjadi kelompok-kelompok enzim berdasarkan gugus substrat yang diserangnya:
  1. Oksido-reduktase, berperan dalam reaksi oksidasi-reduksi
  2. Transferase, berperan dalam reaksi pemindahan gugus tertentu
  3. Hidrolase, berperan dalam reaksi hidrolisis
  4. Liase, mengkatalisis reaksi adisi atau pemecahan ikatan rangkap dua
  5. Isomerase, mengkatalisis reaksi isomerase
  6. Ligase, mengkatalisis reaksi pembentukan ikatan dengan bantuan pemecahan ikatan dalam ATP.

Continue reading “Penjabaran tentang Enzim”

Rumus Kimia Suatu Zat

Rumus kimia suatu zat adalah menyatakan jenis dan jumlah relatif atom-atom yang terdapat dalam zat itu. Angka yang menyatakan jumlah atom suatu unsur dalam rumus kimia disebut angka indeks. Rumus kimia zat dapat berupa rumus molekul atau rumus empiris. Adapun penjelasan rumus kimia yang termasuk ke dalam rumus molekul dan rumus empiris dapat disimak dalam penjelasan selanjutnya.

Rumus Molekul dan Empiris sebagai Rumus Kimia

1. Rumus Molekul

Rumus molekul adalah rumus kimia yang menyatakan jumlah atom-atom dari unsur-unsur yang menyusun satu molekul senyawa. Jadi rumus molekul menyatakan susunan sebenarnya dari molekul zat. Continue reading “Rumus Kimia Suatu Zat”

Bahan Kimia Korosif

Pada dasarnya, korosif adalah peristiwa terkikisnya suatu zat oleh zat lain yang merupakan rangkaian dari reaksi oksidasi reduksi, dimana zat yang termakan sebagai reduktor dan zat korosif sebagai oksidator.

Kalau masalah batas pH dari suatu asam lemah yang tidak korosif, tergantung pada zat/unsut yang ditetesi oleh asam tersebut. ada zat yang memerlukan pH yang rendah untuk dapat terjadi peristiwa korosi, adap pula zat yang dapat berkorosi dengan pH yang tidak terlalu asam.

Bahan kimia korosif jika bersentuhan dengan kulit dapat menimbulkan kerusakan berupa rangsangan atau iritasi dan peradangan. Oleh karena itu, bahan korosif biasa dikatakan pula sebagai bahan iritan. Selain kulit, bagian tubuh yang lembab atau berlendir seperti mata dan saluran pernapasan merupakan bagian yang rawan. Bahan korosif dapat dikelompokkan berdasarkan wujudnya: cair, padat dan gas (Hala, dkk., 2005). Continue reading “Bahan Kimia Korosif”