Menjadi Muslimah Yang Islami, Refleksi Jati Diri Wanita Muslimah

Sering kita saksikan dalam kehidupan nyata dimana sebagian wanita muslimah di zaman ini terasa telah meninggalkan kepribadiannya. Padahal tingkat pengetahuan muslimah sekarang ini jauh lebih baik dan lebih maju.

Lebih sedih lagi karena kita pun melihat kehidupan muslimah saat ini menjadi terasa aneh. Dikatakan aneh karena dalam beberapa hal begitu serius, tapi dalam hal-hal yang lain sangat jauh dari nilai-nilai agama.

Sebagai contoh, kita bisa menyaksikan seorang wanita muslimah, sangat serius melaksanakan syiar-syiar Islam (melakukan dakwah) dan begitu bersemangat menghadiri majelis-majelis ilmu, tapi tidak menjaga lisannya dari ghibah (menggunjing) dan namimah (mengadu domba). Continue reading “Menjadi Muslimah Yang Islami, Refleksi Jati Diri Wanita Muslimah”

Kontroversi Hari Valentine’s Day

Kamu akan meniru-niru  tradisi (buruk) umat terdahulu sejengkal demi sejengkal,

hingga seandainya mereka memasuki liang biawak pun kamu akan ikut-ikutan memasukinya

-HR. Bukhari & Muslim-

 

Valentine’s Day (VD) selama ini banyak dipersepsikan utamanya oleh kawula muda sebagai hari besar cinta dan kasih sayang. Tidak sedikit yang menjadikan hari tersebut sebagai momentum untuk menyatakan cinta kepada orang yang dicintai. Berbagai model pesta cinta diadakan di mana-mana. Ironisnya tak jarang remaja-remaja muslim ikut-ikutan merayakannya dengan cara-cara yang jauh dari etika keislaman atau bahkan diharamkan. Continue reading “Kontroversi Hari Valentine’s Day”

Lapang Sikapi Perbedaan

Ditulis Oleh: Umar Fayumi – IbadahNews

“Dan Kami (Allah) tidak mengutusmu (Muhammad) kecuali menjadi rahmat bagi alam semesta” -Alquran, QS. Al-Anbiya’, 21:107-

Islam diturunkan sebagai agama yang rahmatan lil ‘alamin, yakni menebarkan rahmat dan perdamaian bagi alam semesta. Ide dasar perdamaian ini merupakan satu di antara prinsip-prinsip utama ajaran Islam yang membingkai seluruh aspek dan sendi tatanannya, termasuk yang berkaitan dengan masalah akidah atau keyakinan.

Bertolak dari ide dasar tersebut Islam mengajarkan toleransi antar umat beragama sebagaimana sabda Nabi: ”Agama yang paling disukai Allah adalah yang lurus dan lapang (toleran)” [HR. Bukhari di al-Adab al-Mufrad, dan Ahmad]. Continue reading “Lapang Sikapi Perbedaan”

Istiqomahlah..

Istiqomahlah…

Saudaraku
Hidup kita ini, sesungguhnya hanya meniti jarak menuju titik kematian. Melewati waktu yang kian lama membawa kita pada keadaan yang makin mendekat dengan maut. Menghabisi sisa usia yang terus menerus berkurang dan kian sedikit, hingga mencapai ajal di akhirnya.

Maka, masalah terbesar dan paling serius dari perjalanan ini adalah, ada di mana kaki kita melangkah. Persoalan paling penting selama rentang waktu hidup ini adalah bagaimana perilaku kita hingga kaki ada di ujung batas usia tak pernah kita tahu. Orang-orang shalih menyebut proses perjalanan usia yang dilakukan dengan benar hingga ajal dengan ungkapan: istiqamah. Continue reading “Istiqomahlah..”

Tiga Kunci Sukses, Sebuah Inspirasi Dari Al Quran

Al Quran adalah lautan ide. Samudra inspirasi menggali energi Al Quran. Di sanalah Power of Winner terus menyala. Al Quran adalah lautan ilmu yang tidak pernah tidak pernah kering. Sudahkah kita tundukkan hati untuk menggali inspirasi kemenangan dalam membangun kebahagiaan dunia dan akhirat?

“Sesungguhnya orang-orang yang selalu membaca kitab (Al Quran) dan melaksanakan sholat dan menginfakkan sebagian rezeki yang Kami anugerahkan kepadanya dengan diam-diam dan terang-terangan, mereka itu mengharapkan perdagangan yang tidak akan rugi.” (QS 35 : 29) Continue reading “Tiga Kunci Sukses, Sebuah Inspirasi Dari Al Quran”

Seberapa Pentingkah Shalat Bagi Kita?

Fitrah manusia akan mendahulukan apa saja yang dianggap penting. Misalnya saja menurut kita makan itu penting daripada tidur, maka kita akan mendahulukan makan daripada tidur, sebaliknya jika tidur itu lebih penting daripada makan, maka kita akan mendahulukan tidur daripada makan. Pertanyaannya adalah, apakah kita merasa melakukan makan dan minum itu secara terpaksa? Apakah ada yang memaksa kita untuk melakukan hal tersebut? Apakah kita santai-santai saja saat menjalankan itu semua tanpa ada rasa tertekan? Jawabannya ada pada diri kita masing-masing.

Begitulah manusia, kalau sudah menganggap sesuatu lebih penting, maka ia akan menganggap itu sebagai kebutuhan untuk dirinya. Apapun itu, baik suatu pekerjaan atau yang lainnya, jika hal itu merupakan hal yang penting bagi dirinya, tentu ia akan segera mengerjakan hal tersebut dan tidak menduakannya. Nah, sholat juga seperti itu, kalau seandainya kita menganggap sholat itu penting, maka kita akan mendahulukan amalan ini daripada amalan yang lain. Continue reading “Seberapa Pentingkah Shalat Bagi Kita?”

Jangan Pernah Kufur Nikmat

“Karena itu, ingatlah kamu kepada-Ku niscaya Aku ingat (pula) kepadamu, dan bersyukurlah kepada-Ku dan janganlah kamu mengingkari (nikmat)-Ku”. (Al-Baqarah : 152)

Masih terkait dengan 2 artikel sebelumnya, (Selalu bersyukur kepada Allah & Ingatlah Allah, Maka Allah Akan Mengingat Kita) surat Al-Baqarah : 152 ini, Allah mengingatkan kita agar selalu menjaga diri agar tidak sampai kufur nikmat, jangan sampai mengingkari nikmat Allah.

Karena semua nikmat yang kita miliki saat ini, datangnya dari Allah, seperti firman Allah dalam surat An-Nahl ayat 53 :

“Dan apa saja nikmat yang ada pada kamu, maka dari Allah-lah (datangnya), dan bila kamu ditimpa oleh kemudharatan, maka hanya kepada-Nya-lah kamu meminta pertolongan”. Continue reading “Jangan Pernah Kufur Nikmat”

Selalu Bersyukur Kepada Allah

Artikel ini adalah sambungan dari artikel sebelumnya Ingatlah Allah, Maka Allah Akan Mengingat Kita yang merupakan penjelasan dari surat Al Baqarah 152 yang artinya:

“Karena itu, ingatlah kamu kepada-Ku niscaya Aku ingat (pula) kepadamu, dan bersyukurlah kepada-Ku dan janganlah kamu mengingkari (nikmat)-Ku”. (Al-Baqarah : 152)

Ayat diatas selain perintah agar mengingat Allah (klik disini untuk menuju artikel sebelumnya) , juga memerintahkan kita agar mengingat Allah dengan cara selalu bersyukur kepada Allah, atas nikmat yang telah Allah anugerahkan untuk kita. Kenapa? Untuk apa kita bersyukur?

Bersyukur kepada Allah itu, sebetulnya demi kepentingan diri kita sendiri juga. Bukan demi kepentingan Allah. Continue reading “Selalu Bersyukur Kepada Allah”

Ingatlah Allah, Maka Allah Akan Mengingat Kita

“Karena itu, ingatlah kamu kepada-Ku niscaya Aku ingat (pula) kepadamu, dan bersyukurlah kepada-Ku dan janganlah kamu mengingkari (nikmat)-Ku”. (Al-Baqarah : 152)

Walaupun ayat ini sudah sangat sering kita dengar, dan sebagian besar kita bahkan sudah hafal ayat tersebut di atas, tapi sering kita tidak menyadari betapa dahsyatnya kandungan ayat ini. Ada hal penting yang Allah pesankan melalui ayat ini. Continue reading “Ingatlah Allah, Maka Allah Akan Mengingat Kita”

Wayang dan Kehati-hatian Para Wali

Inilah yang dilakukan oleh para wali. Ketika wayang merupakan salah satu sarana yang efektif untuk memasukkan nilai-nilai islam pada masyarakat. Maka, mereka berfikir keras untuk menjadikan wayang sarana yang bisa digunakan untuk memasukkan nilai-nilai keislaman tetapi tidak melanggar syariat islam yang mereka pelajari.

Bukti kehati-hatian mereka adalah ditunjukkan dari awal melihat bentuk wayang-wayang yang sudah menyebar pada zaman itu. Para wali membuat beberapa penyesuaian dari bentuk dan model wayang yang sudah ada zaman itu. Langkah yang dilakukan oleh para wali adalah dengan merubah penampilan wayang. Dari wayang yang awalnya berbentuk menyerupai manusia menjadi wayang yang wajahnya miring,lehernya panjang, lengannya panjang, kakinya pendek dan bahannya terbuat dari kulit kerbau. Continue reading “Wayang dan Kehati-hatian Para Wali”