Macam-Macam Tipe Manusia Terkait Kesabaran

Menurut Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah -Rahimahullah- manusia terbagi dalam beberapa tipe saat menghadapi kehidupan dikaitkan dengan kesabaran, yaitu;
1. Ahli Sabar dan Taqwa, mereka adalah orang-orang yang diberi karunia nikmat oleh Allah dari orang-orang yang bahagia di dunia dan akhirat.

Contoh pribadi yang semacam ini adalah Nabi Ayyub AS beliau awalnya adalah seorang yang kaya raya memiliki harta yang banyak. Beliau adalah seorang yang sangat dermawan, setiap hari beliau berkeliling kampung untuk mencari orang yang membutuhkan santunannya.

Hingga pada suatu saat Allah memberikan ujian kepadanya. Nabi Ayyub digoda oleh setan sehingga kekayaannya habis, ternaknya mati demikian pula putra-putranya juga meninggal dunia. lalu tertimpa penyakit kulit sampai 18 tahun lamanya. yang menyebabkan para istrinya satu persatu meninggalkannya tinggal seorang yang masih setia. Dan orang-orang kampung mengusirnya karena penyakit tersebut. Hingga karena kesabarannya Allah menyembuhkan penyakitnya tersebut dan mengembalikan harta, keluarga dan anak-anaknya.

2. Ahli Taqwa tetapi tidak Ahli Sabar, Ada orang-orang yang ahli dalam ibadah, zuhud, rajin melakukan qiyamullail, puasa, rajin dzikir lagi khusyu’. Tetapi tatkala dia ditimpa oleh suatu musibah dan cobaan karena tidak memiliki kesabaran langsung terpuruk dan futur (kendor semangat). Sehingga segala kebaikan yang dikerjakannya langsung seketika ditinggalkan.
Pernah dikisahkan, dahulu di Mesir ada seorang yang menjadi muadzin selama 40 tahun. Orang ini tergoda dengan kecantikan seorang perempuan non muslim karena tidak memiliki kesabaran akhirnya dia meninggalkan agama Islam karena wanita itu. Tetapi sebelum perkawinannya terlaksanan laki-laki itu mati setelah jatuh dari loteng milik perempuan tersebut saat diajak berduaan di atas loteng rumahnya.

3. Memiliki Kesabaran Tetapi Tidak Memiliki Ketaqwaan, hal ini terjadi pada orang-orang durhaka seperti pencuri, perampok, pembegal jalan. Dalam melakukan aksinya mereka sangat sabar dalam menanggung kerepotan, kesukaran dan keganasan alam. Bahkan mereka sabar meninggalkan keluarganya berbulan-bulan untuk kejahataannya itu.

4. orang yang Tidak Memiliki Ketaqwaan dan kesabaran, ini adalah manusia yang paling buruk tidak meiliki ketaqwaan sekaligus kesabaran. Kehidupan orang yang semacam ini hanya dipenuhi oleh keluh kesah, kelesuan dan patah arang dalam menghadapi kehidupan.

Allah berfirman, “Sesungguhnya manusia diciptakan bersifat keluh kesah lagi kikir. Apabila ia ditimpa kesusahan ia berkeluh kesah” (QS Al Ma’arij : 19-20)

Dengan demikian dapatlah diambil kesimpulan bahwa sikap sabar adalah sifat yang utama dalam menghadapi kehidupan. begitu juga sabar adalah modal besar untuk meraih kesuksesan dalam kehidupan itu sendiri. Sehingga Al Quran dan Sunnah memberikan anjuran dan penekanan yang amat kuat agar orang-orang mukmin senantiasa melazimi sifat sabar karena kesabaran akan berkahir kepada keindahan.

M. Syaifuddin Djaesan
(Pengasuh PP. Al Manar Muhammadiyah Kulonprogo)
published by RISALAH JUMAT 1 April 2011

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *