Tiga Kunci Sukses, Sebuah Inspirasi Dari Al Quran

Al Quran adalah lautan ide. Samudra inspirasi menggali energi Al Quran. Di sanalah Power of Winner terus menyala. Al Quran adalah lautan ilmu yang tidak pernah tidak pernah kering. Sudahkah kita tundukkan hati untuk menggali inspirasi kemenangan dalam membangun kebahagiaan dunia dan akhirat?

“Sesungguhnya orang-orang yang selalu membaca kitab (Al Quran) dan melaksanakan sholat dan menginfakkan sebagian rezeki yang Kami anugerahkan kepadanya dengan diam-diam dan terang-terangan, mereka itu mengharapkan perdagangan yang tidak akan rugi.” (QS 35 : 29)

Kunci Sukses Pertama

Inspirasi yang pertama yaitu membaca kitab, membaca buku. Uraian ini bukanlah tafsir, tapi mengambil inspirasi ayat Al Quran.

Sukses itu ada ilmunya. Kata Nabi, Jika ingin sukses di dunia milikilah ilmunya, jika ingin sukses di akhirat juga punya ilmu. Jika anda ingin sukses dunia dan akhirat, juga ada ilmunya. Mencari ilmu itu penting. Dan gudangnya ilmu adalah buku. Hampir semua ilmu ada bukunya berikut derivatifnya. Kuncinya adalah membaca. Jadi jika kita ingin mengambil ilmu dari gudang ilmu maka kita harus membaca. Ayat Al Quran yang pertama kali turun adalah IQRO’, BACALAH. Jika ingin sukses anda harus banyak membaca. Semua orang sukses adalah mereka yang gemar membaca.

Kunci Sukses Kedua

Inspirasi yang kedua adalah Mendirikan Sholat. Jika pada inspirasi pertama adalah membaca buku, itu maksudnya adalah dalam rangka meningkatkan kapasitas intelektual (IQ). Maka inspirasi kedua ini adalah meningkatkan kualitas spiritual. Spiritual Quotient (SQ).

Membaca buku dalam rangka memperlebar ruang kemungkinan sukses dalam otak anda. “Pemikiran akan melahirkan kenyataan” kata Dr Elfiky dalam bukunya, Terapi Berpikir Positif. Apa yang anda pikirkan tentang diri anda akan menjadi kenyataan pada waktu yang sama, dan kenyataan itu tidak akan berubah hingga anda mengubah pikiran anda. Kalau mendirikan sholat (SQ) adalah untuk meningkatkan kualitas keyakinan diri untuk sukses. Keyakinan akan pertolongan Allah untuk meraih kesuksesan.

Jika anda bersyukur, maka Allah akan membuka pintu-pintu rezeki dari segala penjuru. Depan, belakang, atas, bawah. Harta menjadi berkah, hati kembali temtram. Bahagia sudah pasti. Di dunia sukses, akhirat mendapatkan rahmat dari Allah SWT.

Kunci Sukses Ketiga

Inspirasi yang ketiga adalah berinfak. Infak ini dalam rangka meningkatkan kepekaan sosial. Emotional Quotient (EQ). Infak akan membersihkan harta, membahagiakan orang miskin. Salah satu doa yang mustajab adalah doa orang-orang miskin. Membahagiakan mereka, kita akan mendapatkan doanya. Infak juga membantu Allah. Jika anda membantu Allah maka Allah akan menolong anda. Janji Allah sudah pasti. Allah akan melipatgandakan harta orang-orang yang berinfak 10 kali lipat hingga 100 kali lipat. Bayangkan, jika anda berinfak 10.000 rupiah, maka Allah mengganti harta anda menjadi 100.000 rupiah hingga 1.000.000 rupiah. Luar biasa. Infak bukannya mengurangi harta, justru menambah harta. Sudah banyak bukti. Infak memperkaya anda bukan membuat miskin. Tidak ada dalam sejarah orang yang dermawan akhir hidupnya miskin. Umar bin Khattab menginfakkan sebagian hartanya di jalan Allah. Apakah kemudian Umar miskin? Tidak. Umar seorang saudagar yang kaya raya. Usman bin Affan membiayai seluruh kebutuhan logistik dan kebutuhan perlengkapan lain dalam perang Tabuk seorang diri. Menginfakkan seluruh keuntungan dagangannya kepada penduduk Madinah dan Usman bin Affan tidak pernah miskin. Justru semakin kaya raya. Abu bakar Ash Shidiq lebih dahsyat lagi, menginfakkan seluruh hartanya di jalan Allah, sehingga ketika Rasulullah bertanya, “Ya Abu Bakar, apa yang anda sisakan untuk keluarga anda?” “Aku tinggalkan Allah dan Rasul-Nya untuk mereka”, jawab Abu Bakar mantap. Jawaban seperti itu hanya bisa keluar dari jiwa yang kualitas SQ tinggi. Apakah kemudian Abu Bakar dan keluarganya bangkrut dan miskin? Tidak. Mereka tetap kaya. Itulah Janji Allah. Barangsiapa yang menginfakkan hartanya di jalan Allah maka Allah akan menggantinya berlipat-lipat 10 sampai 100 kali lipat. Subhanallah, bagaimana dengan anda? Boleh jadi kita tidak kaya-kaya kerena infak yang kita keluarkan hanya sedikit. Hanya uang receh, 100 rupiah. Sehingga balasan yang didapat pun hanya sedikit 1000 rupiah hingga 10.000 rupiah. Parahnya, sudah sedikit tidak ikhlas lagi. Dan takut miskin. Sekarang saatnya untuk mengubah paradigma kita. Jika ingin kaya, perbanyak dan perbesar infak. Sekecil apapun kebaikan yang anda lakukan pasti akan menjadi saham kebahagiaan. Lakukan dengan ikhlas. Innamal a’malu binniat, segalanya tergantung dari niat.

published by BULETIN PEDULI UMAT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *