kasus Kekerasan dalam Rumah Tangga (KDRT) Dalam Pandangan Islam

“Dan pergaulilah mereka (para isteri) secara makruf”
-Alquran QS. An-Nisa’, 4: 19-

Hingga saat ini kasus Kekerasan dalam Rumah Tangga (KDRT) masih merupakan fenomena sosial yang meresahkan. Ironisnya, tak jarang kasus-kasus KDRT yang umumnya menempatkan perempuan (isteri) dan anak-anak sebagai pihak yang rentan menjadi korban justru dilindungi oleh struktur budaya patriarkhi yang cenderung membiarkan hal itu terjadi tanpa koreksi. Bagaimana Islam menyikapi fenomena tersebut?

Asas Makruf

Dalam pandangan Islam, selain sebagai sarana yang halal untuk penyaluran hasrat seks dan harapan mempunyai keturunan yang baik (hifdz al-‘ird wa al-nasl), perkawinan lebih utamanya ditujukan juga untuk menemukan makna sakinah (ketenangan hati) dan mawaddah wa rahmah (cinta dan kasih sayang) dalam bingkai kehidupan rumah tangga yang harmonis dan lestari [QS. ar-Rum, 30: 21].

Continue reading “kasus Kekerasan dalam Rumah Tangga (KDRT) Dalam Pandangan Islam”

Kaum Hawa Pengubah Dunia

Sejarah mencatat, selalu saja ada perempuan-perempuan hebat
di balik kisah orang-orang hebat.

Pepatah Arab-Islam abad pertengahan yang cukup terkenal menyebutkan, al-mar’ah ‘imaad al-bilaad, perempuan adalah tiang negara. Semakin banyak perempuan-perempuan agung hadir dan berpartisipasi membangun sebuah negeri, semakin cepat pula kejayaan dan kemakmuran negeri itu akan diraih.

Perjuangan Hawa

Merujuk sejarah awal manusia kita temukan fakta bahwa yang berjuang membangun sendi-sendi kehidupan pertama umat manusia di bumi bukan hanya Adam, tetapi juga Hawa. Sesaat setelah diturunkan ke bumi Adam dan Hawa sempat berpisah sekian lamanya hingga akhirnya bertemu atau berkumpul kembali.

Inilah awal kisah perjuangan dan pengorbanan manusia demi cinta, dan selanjutnya demi membangun keluarga sakinah, hingga membentuk komunitas manusia yang dibingkai dengan nilai-nilai ta’aaruf (saling mengenal dan menghargai) dan rahmah (kasih sayang, memberi kedamaian, dan berkorban tanpa pamrih untuk kebaikan bersama).

Kisah petualangan Hawa yang harus berjuang sendirian mencari Adam untuk kemudian bersama-sama membangun sejarah kemanusiaan di muka bumi yang belum dihuni manusia lain kecuali mereka berdua sejatinya merupakan potret pengorbanan maha dahsyat pertama yang pernah ditorehkan oleh sejarah panjang perjuangan dan pengorbanan kaum perempuan. Continue reading “Kaum Hawa Pengubah Dunia”

Menjadi Muslimah Yang Islami, Refleksi Jati Diri Wanita Muslimah

Sering kita saksikan dalam kehidupan nyata dimana sebagian wanita muslimah di zaman ini terasa telah meninggalkan kepribadiannya. Padahal tingkat pengetahuan muslimah sekarang ini jauh lebih baik dan lebih maju.

Lebih sedih lagi karena kita pun melihat kehidupan muslimah saat ini menjadi terasa aneh. Dikatakan aneh karena dalam beberapa hal begitu serius, tapi dalam hal-hal yang lain sangat jauh dari nilai-nilai agama.

Sebagai contoh, kita bisa menyaksikan seorang wanita muslimah, sangat serius melaksanakan syiar-syiar Islam (melakukan dakwah) dan begitu bersemangat menghadiri majelis-majelis ilmu, tapi tidak menjaga lisannya dari ghibah (menggunjing) dan namimah (mengadu domba). Continue reading “Menjadi Muslimah Yang Islami, Refleksi Jati Diri Wanita Muslimah”

Wanita Dalam Dunia Politik

Dalam sejarah Islam, beberapa shahabiyah pada zaman Rasulullah kiranya dapat menjadi acuan untuk menempatkan wanita dalam berpolitik. Misalnya Nusaibah dicatat terlibat dalam dua kali Bai’ah. Syifa menjadi kepala pasar pada masa Khalifah Umar. Ummu Salamah memberikan saran pada Rasulullah pada perjanjian Hudaibiyah. Ini menandakan peran wanita dalam politik Islam mendapat tempat.

Tidak Hanya Sebatas Keterwakilan
Selama ini, banyak pandangan yang menempatkan kurangnya jumlah perempuan dalam partai politik, dapat memarjinalisasikan aspirasi perempuan di masyarakat luas. Pada akhirnya mereka akan tidak diprioritaskan dalam partai politik tersebut. Pandangan ini kiranya harus disingkirkan. Pandangan hitam putih ini menyebabkan adanya ketidakharmonisan dalam bernegara. Continue reading “Wanita Dalam Dunia Politik”